Saturday, October 12, 2013

Penulisan Surat dengan Benar


PT YUDHA ISTANA LAPTOP
Jalan Raya Panjang 557, Medan
                                            
                                                                                                                        6 Maret 2011
Nomor                 : 124/B/III/11
Lampiran             : 3 Berkas
Perihal                 : Penawaran Laptop


Yth. Manajer Sarana PT GRAFIKA MULTIJAYA
Jalan Raya Simpang Kasuari 114 Medan

Dengan Hormat,

              Kami sampaikan ucapan terimakasih atas perhatian saudara terhadap produk yang kami tawarkan. Sesuai dengan permintaan saudra melalui surat Nomor 58/IB/11, tanggal 4 Maret 2011, dengan ini kami kirimkan : (1) Brosur, (2) daftar harga, (3) buku petunjuk teknis, (4) Syarat pembayaran, (5) syarat penyerahan barang, dan (6) potongan harga.

              Informasi produk dapat saudara lihat dalam brosur. Perlu kami sampaikan bahwa pemberian dalam partai dengan pembayaran uang muka 50 % saat penyerahan barang dan sisanya dilunasi dalam jangka waktu 1 (satu) bulan setelah penyerahan barang, akan diberikan potongan harga istimewa sebesar 2,5 % saat pelunasan.

              Kami tunggu pesanan saudara dan sekali lagi kami sampaikan terimakasih.


                                                                                                                          Hormat Kami,


                                                                                                                        Nita Kusumasari
                                                                                                                      Manajer Pemasaran




Friday, September 27, 2013

Sunday, September 22, 2013

Lilin Harapan ( 4 Candles )

Lilin Harapan

Sebuah kisah tentang 4 lilin yang menyala, satu persatu lilin tersebut habis meleleh dan mualai  redup,  suasana terasa begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.

Yang pertama berkata : Aku adalah DAMAI. Namun manusia tak mampu menjagaku, maka lebih baik aku mematikan diriku saja!! Demikianlah  sedikit demi sedikit lilin itu padam.

Yang kedua berkata : Aku adalah IMAN. Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala. Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya. Dengan sedih yang ketiga berbicara : Aku adalah CINTA. Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan menganggapku berguna. Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya dan sekitarnya. Tanpa menunggu lama, maka matilah lilin ketiga.

Tanpa terduga, seorang anak masuk ke dalam kamar dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan , ia berkata : Apa yang terjadi? kalian harus tetap menyala, aku takut akan kegelapan! Ia menangis.

Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata : Jangan takut, janganlah menangis, selama aku masih ada dan tetap menyala, kita tetap dapat menyalakan ketiga lilin lainnya. Akulah HARAPAN. Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga lilin lainnya.

Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN. Harapan yang ada dalam hati kita, dan semoga kita bisa seperti anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan Iman,Damai dan Cinta dengan HARAPAN-nya